aksesorsis dried flower atau aksesoris resin ? why not both !
- lit shopey
- Jan 6, 2024
- 2 min read
Tidak sedikit orang yang suka menunjukkan jati dirinya lewat aksesoris yang dipakainya. Seolah-olah, aksesoris yang dipakai ialah bentuk ekspresi pengguna yang sudah menjadi bagian dari diri sendiri. Pemilihan bahan dan jenis aksesoris yang dikenakan dapat mengungkapkan diri dan mencerminkan pemakainya. Banyak varian bahan utama yang ada di sebuah aksesoris, mulai dari besi, karet, kayu, keramik dan lainnya, namun kalian tahu gak, ada dua bahan utama selain yang disebutkan tadi dan sekarang ini lagi happening ? Yap bahan utamanya itu bunga kering atau yang sering disebut dried flowers dan bahan yang kedua tentunya resin.
Dried flower tuh sedang hype karena sangat bisa buat ungkapin diri dan mencerminkan siapa kita. Apalagi ada resin yang super versatile, bisa bikin pembuatnya bebas berekspresi sesuai imajinasinya. Gimana kalau dried flower dan resin dijadiin aksesoris yang bisa dipakai tiap hari? Pasti makin kece buat nambah gaya sehari-hari dan jadi bagian dari cara kita nunjukin diri dalam kehidupan sehari-hari.
Pertama-tama dried flower dan resin itu sendiri apa sih ? Secara garis besar, dried flower itu adalah bunga yang udah dikeringkan, tapi sebutannya saja yang lebih umum menggunakan Bahasa Inggris. Jadi, bayangin aja, bunga-bunga cantik yang biasanya mekar, sekarang diubah jadi kering tapi tetap Instagramable. sepeti bunga yang mempunyai arti dan maknanya sendiri-sendiri, dried flower tetap bisa menjadi simbolis pengekspresian orang yang mengenakannya, karena terkandung makna dan arti yang beragam di setiap jenisnya.
Selanjutnya kalau resin itu sebenarnya bahan yang kental dan lengket, bisa dari bahan alami kayak tumbuhan atau buatan manusia dari campuran bahan kimia. Nah, pasti udah ada yang akrab sama resin art, kan? Nah, seni resin itu sejenis seni dan kerajinan yang pake resin (entah epoxy atau casting) sebagai salah satu bahan utamanya. Jadi, resin bisa dicampur dengan cat atau tinta buat bikin pola dan warna-warni keren, bisa juga dituangin di atas lukisan buat nambahin lapisan pelindung yang glossy, atau dimasukin ke cetakan berisi benda-benda lucu kayak bunga atau cangkang kering. Nah, jadinya kalau gunain bahan resin, aksesoris makin ciamik plus masa pemakaianya jadi long lasting juga.
Jika ada yang nanya bentukan produknya kira-kira seperti apa ya ? Nih, aku kasih contoh ya. Jadi, bayangin aja, misalnya buat aksesoris kayak liontin. Ada yang pakai bahan dried flower edelweiss, yang simbolizes cinta sejati dan juga menggambarkan perjuangan serta pengorbanan. Terus, di-paduin sama resin biar makin keliatan berkilau. Cek deh katalog Litshopey, banyak banget produk dan aksesoris seru yang pakai dried flower sama resin sebagai bahannya. Kamu bisa lihat sendiri, ada yang pas banget mencerminkan dirimu!

Dari gelang, kalung, key chain, sampe phone case, dan yang lainnya.Aksesoris-aksesoris ini bener-bener bisa nge-boost gaya sehari-hari kamu, loh! Nah, dengan tambahan dried flower, bisa banget jadi cara buat nunjukin emosi atau ungkapan yang lagi kamu rasain, terus disatuin bareng resin-nya juga keren, bikin aksesoris tahan lama tanpa ngehilangin kecantikannya malah jadi makin berkilau. Ohiya, teknik me-resin dried flower ini masih jarang ada yang nyobain, mungkin karna proses pengerjaannya yang cukup tricky, tapi di Litshopey sudah berhasil mempraktekan dengan hasil yang ciamik, sehingga setiap aksesoris yang pakai dried flower lalu dipaduin sama resin, bakalan punya arti dan makna yang beragam, resinnya juga bisa dibuat warna-warni. Hasilnya aksesoris makin keliatan unique jadi lebih bikin berasa spesial!




Comments